Minggu, 06 Juni 2010

EKONOMI DASAR 2


Selengkapnya tentang ilmu ekonomi dasar 2 ini dapat di download di materi selengkapnya 

     
  •        HUKUM PERMINTAAN DAN PENAWARAN , MELIPUTI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA KESEIMBANGAN, FAKTOR-FAKTOR YANG BISA MENGGESER KURVA PENAWARAN DAN PEMINTAAN.

Pengertian Permintaan dan Penawaran

PERMINTAAN adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.
PENAWARAN adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
-     Hukum permintaan berbunyi ,”apabila harga suatu barang atau jasa naik, maka jumlah yang diminta konsumen akan berkurang dan sebaliknya, apabila harga suatu barang atau jasa turun, maka jumlah yang diminta konsumen akan bertambah”.

Dari hukum permintaan tersebut nampak bahwa antara harga dan jumlah barang yang diminta konsumen memiliki hubungan negatif atau berlawanan arah. Artinya apabila harga suatu barang naik , maka jumlah yang diminta akan turun.

-     Hukum penawaran berbunyi ,”apabila harga suatu barang atau jasa naik, maka jumlah yang ditawarkan produsen akan bertambah dan sebaliknya, apabila harga suatu barang atau jasa turun, maka jumlah yang ditawarkan produsen juga akan berkurang”.

Dari hukum penawaran tersebut nampak bahwa antara harga dan jumlah barang yang ditawarkan produsen memiliki hubungan positif atau searah. Artinya apabila harga suatu barang naik maka jumlah yang ditawarkan akan naik.

- Faktor-faktor yang mempengaruhi harga keseimbangan
Tingkat harga di mana jumlah barang yang diminta pembeli sama persis dengan jumlah yang ditawarkan penjual disebut dengan harga pasar atau harga keseimbangan (equilinrium price).

Faktor yang mempengaruhi perubahan posisi keseimbangan
1.       Perubahan permintaan
2.       Perubahan penawaran
3.       Perubahan permintaan dan penawaran secara bersama – sama 
-Faktor - faktor yang bisa menggeser kurva penawaran dan permintaan



Faktor – faktor yang mempengaruhi penawaran
1.     Harga bahan baku
2.     Teknologi
3.     Pajak atau subsidi
4.     Perkiraan produsen mengenai harga barang di masa yang akan datang
5.     Jumlah produsen/penjual

Faktor – faktor yang mempengaruhi permintaan
1.     Intensitas kebutuhan
2.     Selera konsumen
3.     Pendapatan konsumen
4.     Harga barang pengganti
5.     Harga barang pelengkap
6.     Perkiraan harga di masa yang akan datang
7.     Jumlah konsumen

Pergeseran Kurva Penawaran
Kurva penawaran akan mengalami pergeseran, tergantung pada faktor yang mempengaruhinya. Jika harga barang naik, maka jumlah penawaran akan bertambah, sehingga kurva bergeser ke kanan. Jika harga barang turun, maka jumlah penawaran akan berkurang, kurva bergeser ke kiri.

Pergeseran Kurva Permintaan
Untuk menggambarkan kurva permintaan, digunakan sebagai tolak ukur adalah harga, sedangkan faktor-faktor lain dianggap konstan (Ceteris Paribus).
-Jika harga tetap,tetapi jumlah Produk yang diminta bertambah maka permintaannya meningkat.
-Jika Harga tetap, tetapi jumlah Produk yang diminta berkurang maka permintaanya turun.
-Jika harga naik, tetapi jumlah Produk yang diminta tetap maka permintaanya meningkat.
-Jika harga turun, tetapi jumlah Produk yang diminta tetap maka permintaanya turun.


  • KONSEP ELASTISITAS DALAM EKONOMI (ELASTISITAS HARGA, ELASTISITAS SILANG, ELASTISITAS PENDAPATAN )

Konsep elastisitas
Digunakan untuk mengukur sampai dimana besarnya respon atau kepekaan variabel terikat jika terjadi perubahan pada variabel bebas tertentu.
Besar kecilnya kepekaan tersebut dapat dilihat dari besarnya angka koefisien elastisitas atau indeks elastisitas.

Empat konsep elastisitas
1.       Elastisitas harga permintaan (Ed)
2.       Elastisitas harga penawaran (Es)
3.       Elastisitas silang (Ec)
4.       Elastisitas pendapatan (Ey)

1.       Elastisitas harga permintaan (Ed)
Digunakan untuk mengetahui besarnya perubahan jumlah barang yang diminta akibat adanya perubahan harga barang itu sendiri.
Hal-hal yang mempengruhi elastisitas permintaan
- Tingkat kemudahan barang yang bersangkutan untuk digantikan oleh barang lain.
- Besarnya proporsi pendapatan yang digunakan.
- Jangka waktu analisa.
- Jenis barang.

2.       Elastisitas harga penawaran (Ws)
Elastisitas penawaran mengukur besarnya prosentase perubahan jumlah barang yang ditawarkan akibat adanya perubahan harga barang yang bersangkutan. Jika elastisitas permintaan kuantitasnya adalah kuantitas yang diminta dan elastisitas penawaran kuantitasnya adalah kuntitas yang ditawarkan .
3.       Elastisitas Silang (Ec)
Untuk mengukur besarnya kepekaan pemintaan suatu barang jika harga barang lain yang berubah, yaitu harga barang yang ada kaitannya dengan barang tersebut yang berupa barang komplementer dan dapat berupa barang substitusi.
4.       Elastisitas Pendapatan (Ey)
Untuk mengukur perubahan jumlah barang yang diminta akibat dari adanya perubahan pendapatan. 
  • MACAM-MACAM BIAYA (COST) DAN PENDAPATAN (REVENUE) SERTA PENDAPATAN MAKSIMUM DENGAN PENDEKATAN TOTAL, MARGINAL, RATA-RATA.

Pengertian biaya menurut pakarnya :

Menurut Mulyadi
Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi satuan untuk satuan tertentu.
 
Menurut  Sunarto
Biaya merupakan harga pokok atau bagiannya yang telah dimanfaatkan atau dikomsumsi untuk memperoleh pendapatan.

Menurut Sulasriningsih dan Zulkifli
Dalam artian sempit, biaya merupakan sumber ekonomi untuk memperoleh aktiva, sedangkan dalam artian luas, biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi yang dapat diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau secara potensial akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu.

Macam-macam biaya :
Menurut Mulyadi (2005:14) terdapat berbagai macam biaya dalam satu perusahaan yaitu :

1.  Biaya Produksi
Biaya produksi merupakan biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual.  

2.  Biaya Pemasaran
Biaya pemasaran merupakan biaya-biaya yang terjadi untuk melaksanakan kegiatan pemasaran produk.

3.  Biaya Administrasi dan Umum
Biaya administrasi dan umum merupakan biaya-biaya untuk mengkoordinasi kegiatan produksi dan pemasaran produk.

Biaya (Cost) secara umum biaya dikelompokkan menjadi dua bagian:
1)      Biaya implicit : biaya yang diakui tanpa mengeluarkan uang kas secara nyata, contohnya penyusutan dan opportunity cost.
2)      Biaya eksplisit : biaya yang dengan jelas mengeluarkan uang kas, dalam jangka pendek terdiri dari :
a.       Biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel (variable cost)
b.       Biaya total (total cost) terdiri dari total biaya tetap (total fixed cost) dan total biaya variabel (total variable cost)
 ( TC ) = TFC + TVC
c.        Biaya rata-rata (average cost) terdiri dari biaya tetap rata-rata (average fixed cost) dan biaya variabel rata-rata (average variable cost).

ATC/AC = AFC + AVC
ATC/TC = TC/Q + TVC/Q

d.       Biaya marginal, biaya tambahan dari satu unit output yang dihasilkan yang direpresentasikan dari turunan pertama biaya total

MC = TC
MC = ∆TC / ΔQ


Pendapatan
Pendapatan/Revenue yaitu berapa jumlah pendapatan yang akan diperoleh dengan memproduksi barang tersebut.
·         Total Revenue (TR) : total pendapatan yang akan diperoleh seorang produsen apabila memproduksi sejumlah unit barang tertentu.
·         Marginal Revenue (MR) adalah kenaikan atau penurunan penerimaan sebagai akibat dari penambahan atau pengurangan satu unit output.
·         Average Revenue (AR) : harga rata-rata unit barang AR=TR/Q atau penerimaan perunit dari penjualan output.

Pendapatan Maksimum
1.       Pendekatan Totalitas (totality approach)
Pendekatan totalitas membandingkan pendapatan total (TR) dan biaya total (TC). Jika harga jual per unit output (P) dan jumlah unit output yang terjual (Q), maka TR = P.Q. Biaya total adalah jumlah biaya tetap (FC) ditambah biaya variable per unit(v) dikali biaya variable per unit, sehingga:
Ï€= P.Q – (FC + v.Q)
Implikasi dari pendekatan totalitas adalah perusahaan menempuh strategi penjualan maksimum (maximum selling). Sebab semakin besar penjualan makin besar laba yang diperoleh. Hanya saja sebelum mengambil keputusan, perusahaan harus menghitung berapa unit output yang harus diproduksi untuk mencapai titik impas. Kemudian besarnya output tadi dibandingkan dengan potensi permintaan efektif.

2.       Pendekatan Marginal (marginal approach)
Perhitungan laba dilakukan dengan membandingkan biaya marginal (MC) dan pendapatan marginal (MR). Laba maksimum akan tercapai pada saat MR = MC.
Ï€ = TR – TC
Laba maksimum tercapai bila turunan pertama fungsi Ï€(δ Ï€ /δQ) sama dengan nol dan nilainya sama dengan nilai turunan pertama TR (δTR/ δQ atau MR) dikurangi nilai turunan pertama TC (δTC/ δQ atau MC). Sehingga MR – MC = 0. Dengan demikian, perusahaan akan memperoleh laba maksimum (atau kerugian minimum) bila ia berproduksi pada tingkat output di mana MR = MC.


3.       Pendekatan Rata-rata (average approach)
Dalam pendekatan ini perhitungan laba per unit dilakukan dengan membandingkan antara biaya produksi rata-rata (AC) dengan harga jual output (P) kemudian laba total dihitung dari laba per unit dikali dengan jumlah output yang terjual.
Ï€ = (P - AC).Q
Dari persamaan ini, perusahaan akan mencapai laba bila harga jual per unit output (P) lebih tinggi dari biaya rata-rata (AC). Perusahaan akan mencapai angka impas bila P sama dengan AC. Keputusan untuk memproduksi atau tidak didasarkan perbandingan besarnya P dengan AC. Bila P lebih kecil atau sama dengan AC, perusahaan tidak mau memproduksi. Implikasi pendekatan rata-rata adalah perusahaan atau unit usaha harus menjual sebanyak-banyaknya (maximum selling) agar laba (Ï€) makin besar.
           
  • STRUKTUR PASAR YANG MELIPUTI PASAR PERSAINGAN SEMPURNA, MONOPOLISTIC, OLIGOPLY DAN MONOPOLI.

Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1.       Jumlah produsen atau penjual banyak
2.       Jumlah pembeli banyak
3.       Barang dan jasa yang dijual belikan homogen
4.       Penjual bebas keluar masuk pasar
5.       Faktor-faktor produksi bebas bergerak ke manapun.
6.       Ada informasi sempurna

Pasar Monopolistic

Pasar monopolistic memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1.       Ada banyak produsen atau penjual
2.       Seorang produsen secara individual masih memiliki kekuatan adalam menetapkan harga jual outputnya
3.       Barang yang dijualbelikan bersifat homogen terdiferensiasi
4.       Tidak ada hambatan bagi produsen untuk keluar masuk pasar

Pasar Oligopoly

Pasar oligopoly memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1.       Ada beberapa penjual atau produsen
2.       Ouput yang diproduksi sejenis
3.       Masing-masing produsen mempunyai kekuatan untuk menentukan harga jual output yang ia produksi
4.       Ada hambatan bagi produsen batu untuk memasuki pasar

Pasar Monopoli

Pasar monopoli memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1.       Hanya ada satu penjual
2.       Barang yang dijualbelikan unik
3.       Ada halangan yang besar bagi produsen lain untuk masuk ke pasar (barriers to entry)

  •       PENGERTIAN TENTANG UANG, JENIS-JENIS UANG, M1,M2 KARTAL GIRAL, DSB.

Pengertian Uang
Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran utang. Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.

Jenis-Jenis Uang
Uang Fiat / Uang Token
Uang fiat adalah uang yang nilai nominalnya jauh lebih tinggi daripada bahan pembuat uang tersebut. Uang tersebut menjadi berharga karena pemerintah dan masyarakat telah sepakat untuk menerima uang tersebut dengan nilai tertentu. Contoh : uang Rp. 50.000,- biaya produksinya mungkin tidak sampa Rp. 20.000 perlembarnya, namun lembaran uang tersebut memiliki nilai sama dengan emas senilai Rp. 50.000,-.
 Uang Komoditas
Uang Komoditas adalah uang yang nilai bahan pembuatnya / komoditas bahan sama dengan nilai nominal uang tersebut. Contoh : Jaman dulu perunggu, perak dan emas dijadikan sebagai alat tukar transaksi ekonomi yang nilainya berbeda-beda satu sama lain di mana emas lebih tinggi dari perak dan perak lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan perunggu.
 Uang Hampir Likuid Sempurna
Uang hampir likuid sempurna adalah suatu aset yang dapat dijadikan sebagai uang namun tidak semua pelaku ekonomi mau menerima sebagai alat pembayaran karena harus ditukarkan lebih dulu dengan uang likuid (uang fiat dan komoditas) jika ingin digunakan pada seluruh pelaku ekonomi. Contohnya seperti cek yang dapat dipakai di beberapa tempat sebagai alat pembayaran yang dapat dicairkan menjadi uang sungguhan.
 Uang Kartal
Uang kartal adalah uang yang dijadikan sebagai alat transaksi sah dan wajib diterima seluruh masyarakat pada perekonomian. Uang kartal umumnya berbentuk uang kertas dan uang logam yang di Indonesia dibuat oleh Bank Indonesia selaku bank sentral yang diberi hak tunggal mencetak yang / hak oktroi. Uang dilindungi oleh Undang-Undang di mana pelaku pemalsuan uang diancam oleh hukuman denda dan kurungan penjara. Contoh uang kartal seperti uang logam Rp. 100,- uang kertas Rp. 1.000,- dan lain sebagainya.
 Uang Giral
Uang giral adalah suatu tagihan pada bank umum yang dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran dan transaksi yang sah dan masyarakt tidak wajib menerima pembayarannya. Uang giral dapat dibilang mudah, aman dan praktis karena dalam melakukan transaksi di mana seseorang tidak perlu menghitung dan membawa banyak uang kontan, jika hilang atau jatuh ke tangan orang jahat dapat segera diblokir dan mudah dalam penggunaannya. Contoh uang giral yaitu adalah seperti cek, giro, telegraphic transfer, dan lain-lain.

Uang Kuasi
Uang kuasi adalah surata atau sertifikat berharga yang dapat dijadikan sebagai alat pembayaran yang sah. Contoh uang kuasi adalah saham, obligasi, dan lain-lain.
M1
Uang kertas dan logam (kartal) ditambah simpanan dalam bentuk rekening koran (uang giral/demand deposit)
M2
M1 +tabungan + deposito berjangka (time deposit) pada bank-bank umum.


Sumber :
Mulyani, Endang & Wahyuni, Daru. 2007 . PENGETAHUAN SOSIAL EKONOMI 1 SMA/MA. Jakarta: Bumi Aksara.










EKONOMI DASAR




Dibawah ini adalah sedikit dari isi materi yang saya paparkan, seluruh isi materi dapat didownload di selengkapnya isi materi

  • HUKUM PERMINTAAN DAN PENAWARAN , MELIPUTI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA KESEIMBANGAN, FAKTOR-FAKTOR YANG BISA MENGGESER KURVA PENAWARAN DAN PEMINTAAN.

Pengertian Permintaan dan Penawaran

PERMINTAAN adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.
PENAWARAN adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

-    Hukum permintaan berbunyi ,”apabila harga suatu barang atau jasa naik, maka jumlah yang diminta konsumen akan berkurang dan sebaliknya, apabila harga suatu barang atau jasa turun, maka jumlah yang diminta konsumen akan bertambah”.

Dari hukum permintaan tersebut nampak bahwa antara harga dan jumlah barang yang diminta konsumen memiliki hubungan negatif atau berlawanan arah. Artinya apabila harga suatu barang naik , maka jumlah yang diminta akan turun.

-    Hukum penawaran berbunyi ,”apabila harga suatu barang atau jasa naik, maka jumlah yang ditawarkan produsen akan bertambah dan sebaliknya, apabila harga suatu barang atau jasa turun, maka jumlah yang ditawarkan produsen juga akan berkurang”.

Dari hukum penawaran tersebut nampak bahwa antara harga dan jumlah barang yang ditawarkan produsen memiliki hubungan positif atau searah. Artinya apabila harga suatu barang naik maka jumlah yang ditawarkan akan naik.

- Faktor-faktor yang mempengaruhi harga keseimbangan
Tingkat harga di mana jumlah barang yang diminta pembeli sama persis dengan jumlah yang ditawarkan penjual disebut dengan harga pasar atau harga keseimbangan (equilinrium price).

Faktor yang mempengaruhi perubahan posisi keseimbangan
1.    Perubahan permintaan
2.    Perubahan penawaran
3.    Perubahan permintaan dan penawaran secara bersama – sama

-Faktor - faktor yang bisa menggeser kurva penawaran dan permintaan

Faktor – faktor yang mempengaruhi penawaran
1.    Harga bahan baku
2.    Teknologi
3.    Pajak atau subsidi
4.    Perkiraan produsen mengenai harga barang di masa yang akan datang
5.    Jumlah produsen/penjual

Faktor – faktor yang mempengaruhi permintaan
1.    Intensitas kebutuhan
2.    Selera konsumen
3.    Pendapatan konsumen
4.    Harga barang pengganti
5.    Harga barang pelengkap
6.    Perkiraan harga di masa yang akan datang
7.    Jumlah konsumen

Pergeseran Kurva Penawaran
Kurva penawaran akan mengalami pergeseran, tergantung pada faktor yang mempengaruhinya. Jika harga barang naik, maka jumlah penawaran akan bertambah, sehingga kurva bergeser ke kanan. Jika harga barang turun, maka jumlah penawaran akan berkurang, kurva bergeser ke kiri.

Pergeseran Kurva Permintaan
Untuk menggambarkan kurva permintaan, digunakan sebagai tolak ukur adalah harga, sedangkan faktor-faktor lain dianggap konstan (Ceteris Paribus).
-Jika harga tetap,tetapi jumlah Produk yang diminta bertambah maka permintaannya meningkat.
-Jika Harga tetap, tetapi jumlah Produk yang diminta berkurang maka permintaanya turun.
-Jika harga naik, tetapi jumlah Produk yang diminta tetap maka permintaanya meningkat.
-Jika harga turun, tetapi jumlah Produk yang diminta tetap maka permintaanya turun.

Kamis, 13 Mei 2010

Badai Matahari 2013 Bukan Akhir Dunia

DENPASAR, KOMPAS.com — Sejumlah peneliti antariksa di dunia memprediksi puncak badai matahari akan terjadi pada pertengahan tahun 2013. Indikasi tersebut berdasar pada aktivitas matahari yang saat ini terus meningkat. Aktivitas matahari ini berupa medan magnet, bintik matahari, ledakan matahari, lontaran massa korona, angin surya, dan partikel energetik.

"Pada 2012 hingga 2015 bintik matahari diperkirakan mencapai titik yang sangat banyak dan itu akan memicu banyak ledakan," ujar Dra Clara Yono Yatini, MSc, Kepala Bidang Aplikasi Geomagnet dan Magnet Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), di sela-sela sosialisasi fenomena cuaca antariksa 2012-2015 di Denpasar, Bali.

Namun, menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena badai matahari tidak akan menghancurkan peradaban dunia. "Dampak badai matahari hanya merusak sistem teknologi saja," tegas Clara Yono.

Sistem teknologi yang terpengaruh, misalnya, rusaknya satelit sehingga mengganggu jaringan komunikasi. Dampak lainnya dari badai matahari ini juga dapat mengganggu medan magnet bumi. Seperti tahun 1989 saat badai matahari menyerang Kanada, jelas Clara, terjadi pemadaman listrik karena trafo di pusat jaringan listrik terbakar akibat arus yang sangat besar di bawah permukaan bumi. Badai matahari ini dapat diantisipasi agar tidak menimbulkan kerusakan, seperti mematikan sementara jaringan satelit dan jaringan listrik pada saat terjadi badai matahari.

"Masyarakat jangan terpengaruh dengan film 2012 karena itu sains palsu," pesan Clara Yono. Lapan kini gencar melakukan sosialisasi soal fenomena cuaca antariksa 2012-2015 kepada masyarakat untuk meluruskan cerita-cerita miring terkait kiamat yang tidak jelas dasarnya.

Isu kiamat tahun 2012 seperti yang digambarkan dalam film 2012 memang selama ini terus dikaitkan dengan sejumlah fenomena alam yang akan terjadi di bumi, di antaranya badai matahari ini.

sumber : http://sains.kompas.com/read/2010/03/09/12310750/Badai.Matahari.2013.Bukan.Akhir.Dunia 

Kamis, 15 April 2010

manajemen memori

TUGAS ARTIKEL “SISTEM OPERASI- PENGATURAN MEMORI PADA SISTEM OPERASI LINUX”







SHINTA AMBARWATY
11108820
2KA01






UNIVERSITAS GUNADARMA
ATA 2009/201
PENGATURAN MEMORI YANG DAPAT DILAKUKAN OLEH LINUX

Memori adalah pusat dari operasi pada sistem komputer modern. Memori adalah array besar dari word atau byte, yang disebut alamat.

Manajemen memori merupakan salah satu bagian terpenting dalam sistem operasi. Memori perlu dikelola sebaik-baiknya agar :
1.      Utilitas CPU meningkat.
2.      Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat oleh CPU.
3.      Tercapai efisiensi dalam pemakaian memori yang terbatas.
4.      Transfer data dari/ke memori utama ke/dari CPU dapat lebih efisien.
Manajemen memori di Linux melingkupi bahasan – bahasan :
a.       Proses address space.
b.      Pengalamatan memori.
c.       Pengalokasian memori dinamis secara kontigu dan non kontigu.

PROSES ADDRESS SPACE
Ketika user mode process meminta alokasi memori, maka proses tersebut bagi kernel :
·             Dianggap nonurgent sehingga proses tersebut tidak dengan segera mendapat alokasi memori.
·             Tidak bersih dari error sehingga kernel harus berusaha menangguli error yang ada.

Karena kernel berusaha sebisa mungkin untuk menunda permintaan alokasi memory maka user mode process menggunakan sebuah interval linier address yang baru yang merupakan bagian dari address space yang disebut memory region.
Address space  sebuah proses terdiri dari semua linier address yang proses tersebut dapat gunakan. Interval linier address tersebut disebut memory region. Memory region dikarakterisasi dengan initial address, length (panjang) dan hak akses. Untuk alasan efisiensi, maka initial address dan panjang dari memory region harus merupakan kelipatan dari 4096.
PENGALAMATAN MEMORI
Dalam mengakses isi dari sel memori programmer biasanya mengacu pada alamat memori (memory addresses). Pada microprocessor Intel 80x86 memory addresses dibedakan menjadi tiga jenis address :
1.       Logical Address
        Terdapat pada instruksi bahasa mesin untuk menspesifikkan alamat dari sebuah operan atau instruksi. Setiap logical address terdiri dari sebuah segment dan sebuah offset (displacement) yang menyatakan jarak dari awal segment ke alamat aktual.
2.       Linear Address
        Merupakan sebuah 32-bit unsigned integer tunggal yang bisa digunakan untuk pengalamatan hingga 4 GB. Biasanya direpresentasikan dalam notasi heksadesimal.
3.       Physical Address
        Digunakan untuk pengalamatan sel memori, terdapat pada chip memori.
                CPU control unit mengubah logical address  ke linear address dengan menggunakan perangkat hardware yang disebut segmentation unit, dan kemudian circuit hardware kedua yang disebut paging unit mengubah linear address ke physical address.

PENGALOKASIAN MEMORi SECARA KONTIGU DAN NON KONTIGU

Contiguous vs. Noncontiguous
Skema Alokasi Memori
Pemetaan Area Memori ke Page Frame Kontigu
Page Frame Non-Kontigu melalui Linear Address Kontigu
Penggunaan cache lebih maksimal
Menghindari fragmentasi eksternal
Waktu akses memori lebih rendah
Bekerja dengan page table kernel


·         Area memori non-kontigu baik digunakan ketika permintaan akses  terhadap area memori tidak terlalu sering atau cenderung sedikit
·         Penggunaan area memori non-kontigu memberikan alternatif langkah untuk menggunakan memori level atas pada Page Frame
Area memori nonkontinu di linux
·         Alokasi struktur data untuk swap area aktif
·         Alokasi space untuk modul kerja
·         Alokasi buffer untuk perangkat I/O



Sumber : kur2003.if.itb.ac.id/file/FMKL-K1-08.doc
kur2003.if.itb.ac.id/.../Noncontiguous%20Memory%20Area%20Management.ppt

Rabu, 17 Maret 2010

PENGENALAN CONTROL PANEL BESERTA ICON-ICON YANG ADA DI DALAMNYA PADA WINDOWS XP

Yang dilakukan Sistem Operasi terhadap Sistem Komputer adalah

Menghubungkan (Mengkoordinir), Mengelola dan Mengatur Hardware, Software dan Brainware pada sebuah perangkat.

Pada Sistem Operasi biasanya terdapat Control Panel, Control Panel terdiri dari sekumpulan program (Software) yang mengatur dan mengelola Hardware yang terpasang dalam sebuah perangkat. Misalnya Control Panel pada Windows xp.


CONTROL PANEL, merupakan default folder yang berisi fasilitas-fasilitas untuk mengatur fungsi-fungsi pada komputer kita, seperti program aplikasi, hardware (perangkat keras), koneksi jaringan, pengaturan tampilan Windows, pengaturan account sampai dengan fungsi Windows XP lainnya.

Pada versi terdahulu windows, tools dari Control Panel selalu ditampilkan dalam bentuk ikon. Setiap ikon mewakili aplikasi yang berbeda yang dapat dibuka melalui Control Panel.

Namun sekarang semakin sulit bagi pengguna untuk mengetahui ikon mana yang harus di klik ketika ingin melakukan suatu pekerjaan, hal ini dikarenakan semakin banyaknya ikon pada list Control Panel. Membuat suatu grup tool berdasarkan kategori dapat membantu untuk mempermudah menggunakan suatu tool tertentu.

Walaupun tampilan kategori lebih memudahkan bagi banyak pengguna untuk dimengerti dan digunakan, pengguna versi Windows lama lebih terbiasa dengan tampilan lama. Windows XP menyediakan pilihan tampilan dalam mode classic view.

Berikut gambaran versi control panel dan icon-icon serta fungsi yang ada di dalamnya :

1.      Category View
Fungsi pada icon yang tertera dalam category view, adalah :
  • Appearance and themes berfungsi untuk merubah tampilan layar computer
  • Network and internet connections berfungsi untuk mensetting atau menambahkan perangkat jaringan wireless untuk rumah atau kantor.
  • Add or remove program berfungsi untuk memasang atau menghapus program dan komponen – komponen windows.
  • Sound, speech, and audio device berfungsi untuk merubah settingan suara speaker pada computer.
  • Performance and maintenance berfungsi untuk memberikan sebuah nama pada work group dikomputer dalam suatu jaringan.?
  • Printers and other hardware berfungsi untuk merubah settingan printer, keyboard, perangkat keras lainnya
  • User account berfungsi untuk merubah dan mensetting password penggunaan computer.
  • Date, time, language, and regional options berfungsi untuk mengatur tanggal, waktu, dan bahasa pada computer.
  • Accessibility options berfungsi untuk mengatur pengaturan computer untuk tampilan suara dan mobilitas.
2.      Classic View

Fungsi pada icon yang tertera dalam Classic View, adalah :
  • Accessibility Options berfungsi sebagai pengatur kerja komputer
  • Add New Hardware berfungsi untuk menambah, mengekspansi ataupun menginstall Perangkat Keras ke dari Sistem Komputer agar dapat digunakan oleh Sistem Operasi. Contoh : Melakukan installasi printer ke dalam Windows agar dapat digunakan untuk melakukan pencetakan dokumen
  • Add New remove Program berfungsi sebagai memasukkan dan menghapus   program
  • Add gamma berfungsi sebagai pengatur warna
  • Atudesk Plot Style Manager berfungsi sebagai bagian dari alur pengelola
  • Autodesk Plotter berfungsi sebagai bagian pengomplot perbaikan
  • BDE Administrator berfungsi sebagai Aministrator program
  • Date / Time berfungsi sebagai mangatur setting waktu
  • Display berfungsi sebagai mengubah latar belakang layar, screen saver
  • Find fast berfungsi sebagai mencari data dengan cepat
  • Fonts berfungsi sebagai tempat penampungan huruf
  • Game Controller berfungsi untuk menghubungkan dan mengatur perangkat keras untuk bermain Video Game, seperti : Joystick. Dari sini kita bisa mengatur performa perangkat keras yang digunakan untuk bermain game.
  • Internet Option berfungsi sebagai mengatur tampilan internet
  • Keyboard berfungsi untuk mengatur performa keyboard yang kita gunakan. Misalnya : mengatur Cursor Blink Rate.
  • Mail berfungsi sebagai mengatr surat elektronik (e – mail)
  • Modems berfungsi sebagai menginstal modem ke komputer
  • Mouse Fungsinya tidak jauh berbeda seperti keyboard. Dari Applet Control Panel ini kita dapat mengatur performa mouse, missal : Sensivitas, Pointer, Pergerakan dan sebagainya.
  • Multimedia berfungsi sebagai pengaturan Audio Video
  • Network berfungsi sebagai pengaturan jaringan pada komputer
  • Data Source berfungsi sebagai pengaturan program data base
  • Password berfungsi sebagai pembuatan kata kunci
  • Power Management berfungsi sebagai pengaturan daya listrik pad komputer
  • Printers berfungsi sebagai menginstal printer
  • Quick Time berfungsi sebagai pengaturan waktu
  • Regional setting berfungsi sebagai pengaturan bahasa
  • Sounds berfungsi mengatur kinerja perangkat keras suara (Audio Card). Dari sini kita dapat melakukan pengaturan volume, perangkat keras yang dipakai, dan lain sebagainya.
  • System berfungsi sebagai melihat kapasitas perangkat keras
  • Telephony berfungsi sebagai hubungkan telepon dengan komputer
  • Users berfungsi sebagai tampilan icon baru
  • Virus Scan berfungsi sebagai mendeteksi virus yang masuk
sumber : -windows help
               -warta warga (lupa linknya) :)
               - searching di google :)